<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CSR Best Practice &#8211; CSR Review</title>
	<atom:link href="https://www.csrreview.id/category/csr-best-practice/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.csrreview.id</link>
	<description>Referensi, Literasi &#38; Inspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 02:55:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.csrreview.id/wp-content/uploads/2026/05/Favicon-100x100.png</url>
	<title>CSR Best Practice &#8211; CSR Review</title>
	<link>https://www.csrreview.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inovasi Ekonomi Sirkular: PT ANTAM Tbk Integrasikan Bank Sampah dan Budidaya Maggot BSF</title>
		<link>https://www.csrreview.id/inovasi-ekonomi-sirkular-pt-antam-tbk-integrasikan-bank-sampah-dan-budidaya-maggot-bsf/</link>
					<comments>https://www.csrreview.id/inovasi-ekonomi-sirkular-pt-antam-tbk-integrasikan-bank-sampah-dan-budidaya-maggot-bsf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[CSR Review]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2025 14:01:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CSR Best Practice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://csrreview.id/?p=808</guid>

					<description><![CDATA[PT ANTAM Tbk UBPP Logam Mulia terus memperkuat komitmennya terhadap lingkungan melalui program unggulan berbasis...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" data-start="465" data-end="768"><strong data-start="465" data-end="498">PT ANTAM Tbk UBPP Logam Mulia</strong> terus memperkuat komitmennya terhadap lingkungan melalui program unggulan berbasis <em data-start="582" data-end="600">ekonomi sirkular</em>. Salah satu inisiatif terdepan adalah integrasi <strong data-start="649" data-end="671">Bank Sampah Pintar</strong> dengan <strong data-start="679" data-end="722">budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly)</strong> untuk pengolahan limbah organik rumah tangga.</p>
<h3 class="" data-start="770" data-end="818">Bank Sampah Pintar: Menukar Sampah Jadi Emas</h3>
<p class="" data-start="820" data-end="1123">Sejak 2016, PT ANTAM telah menjalankan <strong data-start="859" data-end="895">Bank Sampah Kerabat Pulo Kambing</strong> dengan konsep unik &#8220;NyiMas&#8221; (Nyimpan Emas), di mana masyarakat dapat menukar sampah dengan emas. Pada 2020, sistem ini dikembangkan menjadi aplikasi daring, dan pada 2024 terintegrasi dengan budidaya maggot dan pertanian urban.</p>
<h3 class="" data-start="1125" data-end="1178">Budidaya Maggot: Solusi Pengolahan Limbah Organik</h3>
<p class="" data-start="1180" data-end="1605">Program <strong data-start="1188" data-end="1217">Saung Budidaya Maggot BSF</strong>, yang dikelola Komunitas Kelompok Tani Hutan Rumah Kaum Jayakarta, mengolah <strong data-start="1294" data-end="1337">sisa makanan (food loss dan food waste)</strong> menjadi pakan maggot yang bernilai ekonomi tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa dari 0,6 kg sampah per orang per hari, sekitar 65% merupakan sampah organik. Dari total 313,9 kg/hari sisa makanan di RW 03 Jatinegara Kaum, hanya 130 kg/hari yang saat ini bisa diolah.</p>
<h3 class="" data-start="1607" data-end="1656">Dampak Nyata: Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi</h3>
<p class="" data-start="1658" data-end="1695">Program ini berdampak luas, mencakup:</p>
<ul>
<li data-start="1698" data-end="1765"><strong data-start="1698" data-end="1726">Pengurangan emisi karbon</strong> hingga 0,38 ton CO₂ eq pada Juli 2024.</li>
<li data-start="1768" data-end="1812">Pemberdayaan 3 komunitas Bank Sampah Pintar.</li>
<li data-start="1815" data-end="1867">Penyerapan 1,8 ton food loss dan 1,2 ton food waste.</li>
<li data-start="1870" data-end="1949">Produksi pupuk organik cair, <strong data-start="1899" data-end="1910">biofoam</strong>, dan <strong data-start="1916" data-end="1930">bioplastik</strong> dari sisa makanan.</li>
<li data-start="1952" data-end="2023">Pengembangan urban farming sebagai pemanfaatan limbah hasil fermentasi.</li>
</ul>
<h3 class="" data-start="2025" data-end="2067">Strategi 7R: Replanting hingga Respect</h3>
<p class="" data-start="2069" data-end="2397">Inovasi PT ANTAM memperluas konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi <strong data-start="2140" data-end="2146">7R</strong>: Reuse, Reduce, Recycle, Replanting, Rethinking, Redesign, dan Respect. Strategi ini menciptakan model berkelanjutan dalam mengelola sampah organik serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan dan pemanfaatan limbah rumah tangga.</p>
<h3 class="" data-start="2399" data-end="2429">Dukungan Multi-Stakeholder</h3>
<p class="" data-start="2431" data-end="2785">Program ini sukses berkat kolaborasi dengan berbagai pihak: dari tokoh masyarakat, pemerintahan lokal, hingga mitra pelaksana seperti <strong data-start="2565" data-end="2595">PT Meraki Anugerah Pratama</strong> dan <strong data-start="2600" data-end="2639">Asosiasi Bank Sampah se-DKI Jakarta</strong>. Kegiatan seperti sosialisasi, pelatihan budidaya maggot, hingga digitalisasi sistem pengelolaan sampah memperkuat fondasi keberlanjutan program.</p>
<hr />
<p>Artikel ini dimuat dalam Majalah CSR Review edisi 4 2025.<br />
Dapatkan artikel lengkapnya hanya di majalah CSR Review.<br />
Klik <a href="https://www.csrreview.id/shop">di sini</a> untuk mendapatkan akses ke majalah CSR Review</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.csrreview.id/inovasi-ekonomi-sirkular-pt-antam-tbk-integrasikan-bank-sampah-dan-budidaya-maggot-bsf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SOBAT : Memutus Rantai Kemiskinan, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi</title>
		<link>https://www.csrreview.id/sobat-memutus-rantai-kemiskinan-mendorong-pertumbuhan-ekonomi/</link>
					<comments>https://www.csrreview.id/sobat-memutus-rantai-kemiskinan-mendorong-pertumbuhan-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[CSR Review]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 01:49:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CSR Best Practice]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://csrreview.id/?p=757</guid>

					<description><![CDATA[Menurut data BPS tahun 2023, lulusan SMK menjadi penyumbang tertinggi angka pengangguran di Indonesia, dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" data-start="331" data-end="720">Menurut data BPS tahun 2023, lulusan SMK menjadi penyumbang tertinggi angka pengangguran di Indonesia, dengan angka mencapai 9,31%. Ironisnya, SMK yang sejatinya didirikan untuk mencetak tenaga kerja siap pakai justru menjadi titik lemah dalam ekosistem ketenagakerjaan nasional. Salah satu penyebab utamanya adalah adanya <em data-start="654" data-end="664">mismatch</em> antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia industri.</p>
<p class="" data-start="722" data-end="1025">Menjawab tantangan ini, PT United Tractors Tbk meluncurkan program <strong data-start="789" data-end="831">SOBAT (Sekolah Binaan United Tractors)</strong>. Program ini merupakan bagian dari pilar pendidikan dalam kebijakan CSR perusahaan, yang bertujuan memutus rantai kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lewat penguatan pendidikan vokasi.</p>
<h3 class="" data-start="1027" data-end="1074">Fokus pada Kualitas Guru, Bukan Hanya Siswa</h3>
<p class="" data-start="1076" data-end="1351">Salah satu pendekatan unik SOBAT adalah fokusnya pada peningkatan kapasitas <strong data-start="1152" data-end="1175">tenaga pendidik SMK</strong>. Data Kemendikbudristek tahun 2019 mencatat rata-rata skor kompetensi guru SMK masih di angka 50,64 dari 100 — sebuah tantangan besar yang menjadi perhatian serius bagi SOBAT.</p>
<p class="" data-start="1353" data-end="1421">Program ini melibatkan berbagai aktivitas pengembangan guru seperti:</p>
<ul>
<li data-start="1424" data-end="1485"><em data-start="1424" data-end="1443">In Class Training</em> untuk penguatan dasar keilmuan alat berat</li>
<li data-start="1488" data-end="1533"><em data-start="1488" data-end="1515">On the Job Training (OJT)</em> berbasis simulasi</li>
<li data-start="1536" data-end="1594">Sertifikasi kompetensi guru dengan standar BNSP (level P3)</li>
</ul>
<p class="" data-start="1596" data-end="1788">Dengan sistem bertahap (beginner, intermediate, advance), program SOBAT menargetkan para guru untuk naik level dalam kompetensi, hingga mampu menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri.</p>
<h3 class="" data-start="1790" data-end="1841">Kolaborasi Multistakeholder: Kunci Keberhasilan</h3>
<p class="" data-start="1843" data-end="1933">Keseriusan PT United Tractors terlihat dari kolaborasinya bersama berbagai pihak, seperti:</p>
<ul>
<li data-start="1936" data-end="1976"><strong data-start="1936" data-end="1949">UT School</strong> sebagai penyedia pelatihan</li>
<li data-start="1979" data-end="2037"><strong data-start="1979" data-end="1990">LSP ABI</strong> sebagai lembaga sertifikasi profesi alat berat</li>
<li data-start="2040" data-end="2090"><strong data-start="2040" data-end="2061">Kemendikbudristek</strong> untuk sinkronisasi kurikulum</li>
</ul>
<p class="" data-start="2092" data-end="2342">Lokasi seperti SMKN 36 Jakarta dijadikan model sekolah binaan yang menjadi pusat pengembangan teknik alat berat di wilayah pesisir Cilincing. Tak hanya memberikan pelatihan, PT United Tractors juga menyumbangkan alat berat sebagai alat praktik nyata.</p>
<h3 class="" data-start="2344" data-end="2383">Indikator Keberhasilan yang Terukur</h3>
<p class="" data-start="2385" data-end="2661">Keberhasilan program SOBAT diukur dari jumlah sekolah binaan, peningkatan kompetensi guru, serta implementasi kurikulum yang sesuai dengan industri. Setiap aktivitas dalam program punya indikator keberhasilan tersendiri, termasuk evaluasi berbasis matriks SOBAT Teacher Level.</p>
<h3 class="" data-start="76" data-end="103">Hasil Nyata di Lapangan</h3>
<p class="" data-start="105" data-end="680">Sejak dijalankan, program SOBAT telah memberikan hasil yang signifikan. Di SMKN 36 Jakarta, dua guru jurusan alat berat telah menjalani seluruh rangkaian pelatihan dan sertifikasi. Secara nasional, tercatat lebih dari 389 guru dari berbagai sekolah binaan di Indonesia telah mengikuti program ini. Pelatihan pun tersebar di lima kota besar—Samarinda, Banjarmasin, Pekanbaru, Jakarta, dan Makassar—dengan partisipasi aktif hingga ratusan guru. Hal ini menunjukkan bahwa program SOBAT bukan hanya inisiatif lokal, tapi juga punya cakupan nasional yang luas dan berdampak nyata.</p>
<h3 class="" data-start="682" data-end="723">Menuju Pendidikan Vokasi yang Mandiri</h3>
<p class="" data-start="725" data-end="1314">Dengan pendekatan jangka panjang dan strategi pelatihan berkelanjutan, PT United Tractors menargetkan agar sekolah-sekolah binaan dapat menjadi lembaga vokasi yang mandiri dan berstandar industri. Bukan hanya guru yang meningkat kapasitasnya, tetapi juga para siswa akan mendapatkan pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan kerja. Dengan demikian, program SOBAT tidak hanya menciptakan guru yang berkualitas, tetapi juga membentuk generasi muda yang siap bersaing di dunia industri—sebuah kontribusi penting dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Artikel ini dimuat dalam Majalah CSR Review edisi 3 2025.<br />
Dapatkan artikel lengkapnya hanya di majalah CSR Review.<br />
Klik <a href="https://www.csrreview.id/shop">di sini</a> untuk mendapatkan akses ke majalah CSR Review</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.csrreview.id/sobat-memutus-rantai-kemiskinan-mendorong-pertumbuhan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kideco Cares for Diffabled Communities (DREAMS)</title>
		<link>https://www.csrreview.id/kideco-cares-for-diffabled-communities-dreams/</link>
					<comments>https://www.csrreview.id/kideco-cares-for-diffabled-communities-dreams/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[CSR Review]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 12:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CSR Best Practice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://csrreview.id/?p=718</guid>

					<description><![CDATA[Kelompok masyarakat rentan disabilitas merupakan kelompok orang yang memiliki berbagai jenis disabilitas yang mengalami kesulitan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kelompok masyarakat rentan disabilitas merupakan kelompok orang yang memiliki berbagai jenis disabilitas yang mengalami kesulitan akibat kurangnya akses, dukungan dan kesempatan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan. Kelompok ini sering kali menghadapi tantangan yang lebih besar dalam mengakses layanan dasar, pekerjaan, pendidikan dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial dibandingkan dengan individu tanpa disabilitas.</p>
<p><strong>KIDECO Cares for Diffabled Communities (Dreams)</strong></p>
<p><strong>Dreams </strong>adalah program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari PT. Kideco Jaya Agung. PT. Kideco Jaya Agung adalah salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia yang berdiri pada 1982 dengan wilayah operasional di Kalimantan Timur.</p>
<p>Program ini merupakan program kelanjutan dari program PPM yang berada di sekitar lokasi kerja atau <em>job site</em> Kideco. Sasaran program adalah kelompok rentan, yaitu individu berkebutuhan khusus. Setiap individu berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan.</p>
<p>Program Dreams hadir untuk memastikan bahwa setiap individu berkebutuhan khusus dapat mendapatkan pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar seumur hidup. Hal ini selaras dan mendukung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (<em>Sustainable Development Goals</em>, SDGs) Tujuan 4, yakni Pendidikan pada indikator 4.3.1 .</p>
<p>Program Dreams dilaksanakan di ring 1 wilayah operasional Kideco, dengan tujuan untuk pencapaian pemenuhan kebutuhan akan peningkatan kualitas pendidikan bagi individu dengan berkebutuhan khusus.</p>
<p>Pendampingan ini sebagai Upaya dari analisis permasalahan hingga implementasi intervensi yang dilakukan secara berdampingan antara perusahaan Kideco dan Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yakni Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial, serta <em>stakeholder</em> forum peduli disabiltas.</p>
<p>Peningkatan mutu pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus sangat penting. Dalam implementasinya Kideco bekerja sama dengan Forum Disabilitas Batu Sopang telah menyelenggarakan peningkatan keterampilan dasar dalam berbagai kegiatan Tercatat, pada 2022-2024 sebanyak 72 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengenyam pendidikan hingga terampil, dari yang belum sekolah sampai jenjang SMP.</p>
<p>Lebih lanjut, program Dreams juga telah menghasilkan peningkatan kapasitas dan kualitas 60 guru untuk ABK di Kecamatan Batu Sopang dan peningkatan kemampuan orang tua yang memiliki anak disabilitas/ABK. Selain itu, pembangunan kemampuan dan tumbuh kembang bagi 72 ABK hingga dapat memperoleh Pendidikan dan pembangunan ekosistem pendidikan yang inklusif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Artikel ini dimuat dalam Majalah CSR Review edisi 2 2025.<br />
Dapatkan artikel lengkapnya hanya di majalah CSR Review.<br />
Klik <a href="https://www.csrreview.id/shop">di sini</a> untuk mendapatkan akses ke majalah CSR Review</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.csrreview.id/kideco-cares-for-diffabled-communities-dreams/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Energizing Integrated Upstream Community (ENTITY)</title>
		<link>https://www.csrreview.id/energizing-integrated-upstream-community-entity/</link>
					<comments>https://www.csrreview.id/energizing-integrated-upstream-community-entity/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[CSR Review]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 09:53:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CSR Best Practice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://csrreview.id/?p=536</guid>

					<description><![CDATA[PT PERTAMINA HULU ENERGI Hadirkan Pembangunan Berkelanjutan yang Berdampak Luas ENTITY lahir dari kebutuhan untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PT PERTAMINA HULU ENERGI Hadirkan Pembangunan Berkelanjutan yang Berdampak Luas</strong></p>
<p>ENTITY lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak luas pada masyarakat, khususnya di Karawang, Subang, Puntang/Bandung Barat. Berdasarkan hasil pemetaan sosial yang dilakukan, PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) menemukan bahwa mitra binaannya mengalami kesulitan dalam mengembalikan omzet dan stabilitas usaha pasca pandemi Covid-19. Salah satu tantangan utama yang dihadapi mitra binaan adalah tingginya biaya produksi dan kesulitan mendapatkan bahan baku. Biaya konsumsi energi, terutama listrik dan LPG, menjadi beban tambahan yang memperlambat pemulihan usaha pasca pandemi. Sebagai respons, PHE mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali lebih dalam kendala-kendala tersebut. Hasil dari FGD ini kemudian mendorong PHE untuk menginisiasi program ENTITY, yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan di wilayah yang berdekatan. Program ini menyatukan bidang-bidang penting seperti pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kesehatan ke dalam satu integrasi yang saling mendukung. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan mandiri. Dengan berfokus pada hak asasi manusia dan kesetaraan, ENTITY ingin menciptakan perubahan yang positif dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara menyeluruh.</p>
<h2>Pemberdayaan Masyarakat Menuju<br />
Ekonomi Berkelanjutan</h2>
<p>Program ENTITY menghadirkan berbagai kegiatan pendampingan dan edukasi yang berfokus pada pengembangan kapasitas mitra binaannya yang bertujuan meningkatkan kapasitas mereka dalam berbagai bidang strategis. Topik pelatihan dan edukasi terdiri atas komunikasi sosial, marketing, wirausaha, energi 101, operasi dan perawatan, dan aspek keselamatan.</p>
<p>Pelatihan komunikasi sosial mencakup bagaimana cara berkomunikasi efektif di hadapan publik, bekerja sama dalam tim, dan membuat alur komunikasi internal serta eksternal. Tujuannya agar terbentuk koordinasi yang lebih efisien di dalam masing-masing komunitas yang dijalankan. Di bidang marketing, pelatihan diberikan terkait pemasaran produk melalui media sosial, teknik pembuatan materi grafis dan video, penggunaan tools analisis untuk mengevaluasi performa konten.</p>
<p>Keseluruhan pelatihan ini dirancang agar komunitas dan mitra binaan mampu mengelola komunikasi serta pemasaran mereka dengan profesional.</p>
<p>Selain pengembangan keterampilan komunikasi dan marketing, Program ENTITY juga menyediakan edukasi di bidang wirausaha dan energi terbarukan. Dalam edukasi wirausaha, peserta diperkenalkan pada konsep bisnis dan diberi pemahaman mengenai proses produksi, dari bahan mentah hingga menjadi produk siap jual. Pelatihan ini mendorong peserta untuk memiliki mindset kreatif dan produktif dalam mengembangkan usaha mereka sendiri. Edukasi Energi 101 juga disediakan untuk memberikan pemahaman mengenai transisi energi dan perubahan iklim, serta berbagai jenis energi terbarukan seperti biogas, biodiesel, dan tenaga surya.</p>
<p>Peserta mengenal manfaat energi bersih dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat turut berperan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan komunitas binaan semakin memahami pentingnya inovasi berkelanjutan dalam menjalankan bisnis mereka.</p>
<h2>Pencapaian Keberhasilan Program ENTITY</h2>
<p>Keberhasilan Program ENTITY dapat dinilai melalui beberapa aspek utama yang menunjukkan dampak positif dari implementasi program ini. Salah satu indikator kunci  adalah reduksi emisi karbon, yang mengalami peningkatan signifikan dari 159.236 kgCO, eq per tahun sebelum program menjadi 206.867 kgCO‚ eq per tahun setelah program berjalan. Selain kontribusi terhadap pengurangan emisi, program ini juga berhasil meningkatkan pendapatan tahunan bagi masyarakat yang terlibat, dari Rp 202,9 juta sebelum program dilaksanakan menjadi Rp 214,5 juta setelah program berjalan.</p>
<p>Selain itu, Program ENTITY juga memperluas dampaknya terhadap jumlah masyarakat yang merasakan manfaat langsung dari inisiatif ini. Jumlah individu yang terdampak naik dari 567 orang sebelum program menjadi 633 orang setelah program dijalankan, menunjukkan peningkatan akses bagi masyarakat lokal terhadap manfaat program. Keanggotaan dalam kelompok kelembagaan yang berperan dalam pelaksanaan program<br />
juga mengalami peningkatan dari 415 menjadi 449 anggota.</p>
<p>Kepuasan mitra binaan diukur melalui survei yang dirancang khusus untuk menilai pengalaman mereka dalam program CSR Pertamina Subholding Upstream, terutama yang berfokus pada Subang Field. Beberapa aspek yang menjadi fokus penilaian antara lain efektivitas integrasi program, manfaat nyata yang dirasakan dari integrasi, kualitas komunikasi dalam kelompok setelah proses integrasi, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap integrasi, serta pelibatan aktif komunitas dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, survei juga mengevaluasi akomodasi terhadap kebutuhan masyarakat, tingkat partisipasi kelompok, keadilan kesempatan bagi semua pihak, dampak ekonomi yang dirasakan, dan peran komite dalam pelaksanaan program.</p>
<p><em><small>Artikel ini telah diterbitkan dalam Majalah CSR Review Edisi 1 Januari 2025. <a href="https://wa.me/628111090474">Hubungi kami</a> untuk memperoleh Majalah CSR Review dan dapatkan artikel menarik lainnya.</small></em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.csrreview.id/energizing-integrated-upstream-community-entity/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
